jump to navigation

Semoga Bukan Anggota Yonif 301/Prabu Kian Santang Juni 22, 2012

Posted by Menyusuri Jalan in Peraturan, Perjalanan.
Tags: , ,
trackback

Sumedang. Sebuah kejadian hampir buruk MJ alami hari ini ketika hendak menuju Kota Kuningan, Kota kedua MJ setelah Bandung. Seperti biasa karena apabila menggunakan jalan utama via Jatinangor itu selalu dipadati oleh kendaraan besar sehingga sering terjadi kemacetan yang akhirnya berimbas pada lamanya perjalanan, akhirnya MJ kembali memutuskan untuk menggunakan jalur Subang ==> Sumedang via Cikaramas –  Tanjung Kerta Cimalaka.

Kejadian hampir buruk ini terjadi kurang lebih 500 m mendekati markas Yonif 301/PKS, karena jalan yang hanya mulus di satu sisi, dan kebetulan itu jalur MJ, sehingga memaksa kendaraan yang dari berlawanan arah ingin mencuri jalur MJ. Kemudian sebuah sepeda motor bodong (tanpa plat nomor) dengan pengendara menggunakan pakaian loreng lengkap dengan sepatu lapangan menggunakan helm putih dari arah berlawanan terus memaksa tetap berada di jalur MJ, meskipun MJ beberapa kali memberi isyarat lampu karena jelas-jelas dia mencuri jalur MJ.

Sikap yang kurang bersahabat atau malah lebih bersifat arogan MJ dapatkan ketika motor semakin mendekat, dengan jelas dia meludah ke arah MJ dan dengan sigap MJ menghindar beruntung MJ tidak terjatuh karena ketika MJ harus menghindar MJ terpaksa menginjak bagian jalan yang penuh kerikil, dan lebih sangat beruntung sekali karena “tembakan” ludah ternyata tidak mengenai MJ.

Dalam hati MJ berdoa semoga oknum tersebut bukan anggota Yonif 301/PKS karena tentunya anggota TNI itu memiliki tugas untuk melindungi warga negara Indonesia, bukan bertindak arogan karena merasa diri anggota TNI ditambah dengan nama Prabu Kian Santang yang terkenal sebagai seorang pemimpin yang bijaksana dan rendah diri, tentu soul seperti ini harus melekat dalam diri anggota Yonif 301/PKS, kalau seandainya oknum tersebut anggota Yonif 301/PKS semoga beliau segera disadarkan dari tindakannya yang arogan.

Jangan Arogan di Jalan Raya, Hormati Pengguna Jalan yang lain, Keep Safety Riding N Zero Accident.

Komentar»

1. Dismas - Juni 22, 2012
menyusurijalan - Juni 22, 2012

Keburu dapet wejangan dari Eyang Edo…… jadi yang penting sabar……… Sing waras ngalah….. daripada bertambah masalah…. hehehehehe

2. Wiro Sableng - Juni 22, 2012

Miring kiri dikit trus injek rem belakang sampai ngepot…
Biar ngrasain gurihnya ban belakang…

menyusurijalan - Juni 22, 2012

Takut malah ndlosor…… nanti malah jadi hujan tembakan…. hehehehehehehe belum expert salam perngepotan….

3. triclaksono - Juni 23, 2012

wew.tembakan tentara pake jigong..hihihi.. ngalah wae lah..hampuraeun jelema kitu mah :)

menyusurijalan - Juni 23, 2012

Sip betul……. nu cageur mah ngelehan…. bisi sarua burung…..

4. Schutzstaffel - Juni 24, 2012

gtu ja langsung d blow up buat artikel. . .
tu jalan berlubang sana sini,gk ada tu aksi nyata blogger otomotif. . .

5. bleetzi - Juli 5, 2012

yang waras ngalah aja…

menyusurijalan - Juli 7, 2012

Sippppp setuju……

6. piahgaminong - Juli 16, 2012

Sabar mas. Prabu pasti ngamuk kalo ada orang sombong di wilayahnya.
ckckckck….
Pelajaran bersama buat kita, agar menghindari masalah semampu kita. Meskipun kita dalam keadaan terhina.
Salut buat mas MJ masih bisa sabar. :D

menyusurijalan - Juli 26, 2012

Berkat wejangan dari eyang edo…… hehehehehe


Mangga..... Komentarnya...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 427 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: