jump to navigation

Sedia Jas Sebelum Hujan Oktober 21, 2010

Posted by Menyusuri Jalan in Bikers.
Tags: , ,
trackback

Bandung, Oktober 2010. Akhir-akhir ini cuaca sangat sulit ditebak. Kadang saat pagi hari cuaca begitu cerahnya, siang hari terik dan ketika mendekati sore hujan deras. Ataupun sebaliknya pagi hari sudah diguyur hujan, siang hari terik matahari dan menjelang sore kembali di guyur hujan deras.

Cuaca yang tidak bersahabat ini harus diantisipasi oleh para pengendara sepeda motor. Mengapa oleh pengendara sepeda motor? Pengendara sepeda motor merupakan pengendara yang langsung bersentuhan dengan situasi sekitar. Panas, angin, hujan, debu semuanya langsung bersentuhan dengan diri pengendara.

Akhir-akhir ini yang selalu harus dipersiapkan oleh para pengendara sepeda motor adalah jas hujan. Jas hujan yang digunakan adalah Jas hujan model baju, jangan sekali-kali menggunakan jas hujan model ponco karena akan berbahaya baik bagi pengendara sendiri maupun orang lain.

Berikut ini beberapa Tips mengenai Jas Hujan dan berkendara saat hujan:

  • Selalu mengecek kondisi jas hujan setiap akan bepergian, jas hujan memiliki usia pakai layaknya barang elektronik semakin sering digunakan akan semakin besar kemungkinan rusaknya;
  • Gunakan Jas Hujan model baju, jangan sekali-kali menggunakan model ponco (yang biasa digunakan oleh prajurit TNI);
  • Pergunakan Jas hujan yang ukurannya lebih besar agar nyaman saat digunakan dan gerak kita tidak terbatasi oleh jas hujan;
  • Gunakan jas hujan dari bahan pvc daripada parasit, pori-pori pvc lebih rapat daripada parasit sehingga kemungkinan terjadi rembesan air hujannya lebih kecil; 
  • Jas hujan yang tanpa jahitan lebih baik daripada jas hujan yang banyak jahitan. kemungkinan rembesan air akan terjadi pada rembesan jahitan ini;
  • Pilihlah jas hujan yang berwarna terang karena saat hujan pandangan pengendara akan semakin minim;
  • Setelah digunakan, usahakan untuk ditiriskan / digantung  supaya jas hujan menjadi kering dan tidak lembab sehingga menimbulkan jamur.
  • Kalau memungkinkan jemur (jangan terlalu lama) jas hujan yang habis kita pakai, untuk benar2 menghilankan air yang menempel sehingga terhindar dari kuman dan jamur.
  • Sesekali, lap dengan kain basah atau lebih baik lagi cucilah jas hujan, hal ini dimaksudkan untuk membuang kotoran/debu yang menempel.
  • Setelah bersih, simpan didalam kantong yang bersih dan hindarkan dari kelembaban yang berlebihan.
  • Cek kondisi kembang ban jangan sampai ban yang digunakan kembang bannya sudah tipis, kembang ban yang tipis kemampuan membelah airnya akan semakin minim;
  • Saat hujan turun, jangan panik segera menepi dan gunakan jas hujan secara perlahan-lahan;
  • Tetap gunakan sepatu, jangan gunakan sendal saat berkendara apalagi saat hujan, kebanyakan orang, orang lebih sayang sepatunya basah daripada keselamatan dirinya;
  • Selalu nyalakan lampu utama;
  • Jangan gunakan payung saat berkendara, kadang-kadang MJ.com melihat beberapa pengendara yang nyeleneh dengan menggunakan payung, padahal payung malah akan berpotensi untuk terjadinya kecelakaan;
  • Bawa pakaian ganti jika akan pergi ke kantor atau beraktifitas agar ketika beraktifitas kita tetap nyaman;
  • Pada saat hujan keakuratan pengereman akan berkurang. kurangi kecepatan dan selalu waspada dengan lubang yang tertutup genangan air, gunakan rem depan dan belakang secara bersamaan untuk menghindari resiko slip/tergelincir.
  • Tetap patuhi peraturan lalu lintas dan berhati-hatilah di jalan.
Semoga beberapa tips dari MJ.com ini bermanfaat

Komentar»

No comments yet — be the first.

Mangga..... Komentarnya...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s