Iklan
jump to navigation

Kepolisian Harus Punya Alat Ini…!!!! Februari 2, 2012

Posted by Menyusuri Jalan in Peraturan.
Tags: , , ,
trackback

Bandung. Hari ini MJ jalan-jalan ke sebuah tempat belanja yang menjual berbagai macam peralatan mulai dari peralatan tukang, kantor, sampai dengan peralatan rumah tangga. Tetapi terdapat salah satu alat yang sedikit mencuri perhatian MJ yang diletakkan dalam sebuah box kaca, yang tampaknya memang harus dimiliki oleh Petugas Kepolisian di negeri ini.

Alat itu adalah Sound Level Meter atau dalam bahasa kita bisa diartikan sebagai alat pengukur kebisingan suara. Alat ini memang tampaknya wajib dimiliki oleh pihak kepolisian sebagai alat untuk menghitung kebisingan dari knalpot, sehingga ada standar yang diketahui berapa sebenarnya tingkat kebisingan yang diperbolehkan dan ada alat ukurnya yang digunakan ketika sedang ada Operasi Kepolisian, jangan sebagai alat ukurnya telinga pengendara itu sendiri.

Seperti kita ketahui bersama dalam UU No 22 Tahun 2009 terdapat Pasal yang membahas tentang kebisingan kendaraan yaitu:

Pasal 210

(1) Setiap Kendaraan Bermotor yang beroperasi di Jalanwajib memenuhi persyaratan ambang batas emisi gas buang dan tingkat kebisingan.
(2) Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara, persyaratan, dan prosedur penanganan ambang batas emisi gas buang dan tingkat kebisingan yang diakibatkan oleh Kendaraan Bermotor sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dengan peraturan pemerintah.

Alat ini MJ lihat di Ace Hardware (bukan promosi) seharga Rp. 9xx.xxx,- dan tentu saja harga itu pasti akan terjangkau oleh pihak kepolisian untuk penegakan hukum di jalan, karena memang tidak harus semua polisi yang bawa, hanya pada saat Operasi Lalu Lintas saja digunakannya.

Jadi Bapak Polisi tolong gunakan alat ini agar jelas ketika sedang melakukan Operasi Penegakan Hukum jangan dikira-kira yang akhirnya berujung “damai” di tempat.

Keep Safety Riding n Zero Accident

Iklan

Komentar»

1. diantaragesang - Februari 3, 2012

seharusnya begitu mas bro, gak asal pake knalpot after market trus dipotong knalpotnya
http://deeanpersonalblog.wordpress.com/2012/01/31/polling-pilih-mana-antara-duke-200-atau-pulsar-200-ns/

Suka

menyusurijalan - Februari 3, 2012

tampaknya suatu saat mereka juga akan memiliki alat ini….. Klo merasa sudah perlu…..

Suka

2. Wiro Sableng - Februari 3, 2012

Masalahnya… Ambang batas kebisingan yg diijinkan itu berapa db…?? Klo peraturannya sdh jelas saya rasa nanti produsen knalpot jg menyesuaikan…

Suka

menyusurijalan - Februari 3, 2012

Kalau merujuk kepada Peraturan Menteri Negara Lingkungan hidup untuk motor tipe 80 cc ke bawah sebesar 77 db, lalu 80-175cc sebesar 80 db, dan 175cc ke atas sebesar 83 db, nah sayangnya UU Lalu Lintas No. 22 tahun 2009 belum didukung dengan peraturan pemerintahnya sehingga isinya masih multi tafsir,,, so untuk saat ini kita tunggu saja dulu Peraturan Pemerintah yang mengatur tentang Kebisingan ini….

Suka

3. andrewfranicohutasoit - Maret 29, 2012

Mangga..... Komentarnya...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: