Iklan
jump to navigation

Sejarah Objek Wisata Cibulan Agustus 29, 2012

Posted by Menyusuri Jalan in Perjalanan.
Tags: , , ,
trackback

Kuningan. Setiap daerah tentu ada sejarahnya, begitu juga asal muasal suatu daerah tentu  ada sejarahnya juga, nah sekarang MJ akan sedikit membagikan beberapa sejarah tentang objek wisata cibulan yang muncul di tengah-tengah masyarakat.

Ada beberapa versi yang menyebutkan tentang objek wisata ini namun disini MJ mencoba menjadikannya menjadi satu.

Objek Wisata Kolam Renang Cibulan dibangun pada tahun 1935 oleh Bupati Saat ini dengan nama “Cibulan Jaya” Kata Cibulan sendiri berasal dari kata Cai (Air) Katimbulan (Muncul). Konon menurut cerita masyarakat di daerah tersebut, timbulnya sumber air di Cibulan berasal dari cerita Putri Buyut Manis yang terkenal dengan kecantikannya dipinang menjadi permaisuri oleh Putra Buyut Talaga. Tetapi, Putri Buyut Manis telah mempunyai kekasih pilihannya sendiri, hingga dalam hati Putri Buyut Manis tidak setuju dan tidak mau atas pinangan Putra Buyut Talaga tersebut. Kemudian dia pergi dan menghilang, di tempat dimana Putri Buyut Manis menghilang inilah  timbul sumber-sumber mata air, dari situlah muncul nama Cibulan.

Versi selanjutnya mengatakan Pada waktu para wali menyebarkan agama Islam ratusan tahun yang lalu yang berpusat di Cirebon, akan mengislamkan daerah Kuningan, maka sampai di daerah Cibulan para wali menemukan sumber mata air yang selanjutnya dijadikan tempat peristirahatan. Selanjutnya dibuatlah kolam dan ditanami ikan kancra bodas. Ikan tersebut sekarang dijadikan ikan keramat dan dinamakan ikan dewa, ikan jenis ini juga yang terdapat di kolam renang Cigugur, Darmaloka, Linggarjati dan Situ Pesawahan.

Cerita berikutnya tentang Objek Wisata Cibulan ini,  Tempat ini dahulunya merupakan tempat Patilasan Prabu Siliwangi di sekitar Patilasan terdapat  sumur-sumur kecil, yang terkenal dengan sebutan “SUMUR TUJUH”.  Ditengah-tengah ke tujuh sumur  oleh Prabu Siliwangi dipergunakan sebagai tempat bersemedi. Sumur tersebut juga oleh Prabu Siliwangi dipergunakan untuk keperluan membasuh muka dikala beliau akan mensucikan diri dan mengheningkan cipta. Adapun mengenai ikan yang ada di sana menurut versi ini merupakan penjelmaan dari para pengawal prabu Siliwangi yang membangkang sehingga berubah menjadi Ikan.
Adapun nama-nama sumurnya ialah

  1. Sumur Kejayaan;
  2. Sumur Kemulyaan;
  3. Sumur Pengabulan,
  4. Sumur Cisandane;
  5. Sumur Kemudaan;
  6. Sumur Keselamatan;
  7. Sumur Cirancana

Bagaimanapun sejarah mengenai tempat ini, lebih baik kita menjaganya agar tempat ini tetap lestari dan terjaga.

sumber: http://disparbud.jabarprov.go.id

Keep Safety Riding n Zero Accident.

Iklan

Komentar»

1. Faizal - Oktober 5, 2015

hatur nuhun info na, nanging kirang lengkep teu aya penunjuk arah upami ti jakarta na ka arah mana, sareng ongkos, tiket masukna…
Penginapan sareng tempat makanna

hatur nuhun

Suka

JalanBerkarisma - Oktober 5, 2015

siap urang lengkapan upami ka kuningan deui…..

Suka


Mangga..... Komentarnya...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: