Iklan
jump to navigation

Tips Perjalanan Jauh Dengan Sepeda Motor Baru April 19, 2013

Posted by Menyusuri Jalan in Bikers, Perjalanan.
Tags: , , , ,
trackback

BeAT FISepeda motor merupakan salah satu alat transportasi yang kini jumlahnya sangat banyak di tanah air. Sepeda motor banyak dipilih karena bisa dibawa selap selip sehingga di jalanan yang padat Sepeda Motor masih tetap bisa melaju serta dengan menggunakan sepeda motor kita bisa mengatur kapan harus istirahat.

Beberapa orang selain menggunakan sepeda motor untuk alat transportasi sehari-hari, ada juga yang menggunakan untuk perjalanan jauh, seperti akhir-akhir ini ada sebuah pesan yang masuk ke MJ dan meminta pendapat serta saran. Pesannya sebagai berikut:

“baru beberapa hari ini saya beli beat cbs,posisi motor di kampung,rencananya akan saya bawa ke jakarta,bagaimana efeknya apabila di gunakan dalam perjalanan dengan jarak tempuh 700km?sedangkan posisi motor sebelumnya,belum dipakai perjalanan jauh?tolong kasih pemahaman dunkkkkkkkkk”

Tentu kita tidak mau jika kendaraan yang sudah kita beli dengan susah payah, baru kita gunakan tiba-tiba langsung rusak karena perjalanan jauh.

Nah berikut ini MJ akan memberikan beberapa tips dasar apabila sepeda motor baru akan digunakan untuk perjalanan jauh tidak hanya untuk sepeda motor jenis matik tetapi untuk semua jenis sepeda motor secara umum.

  1. Sebelum melakukan perjalanan jauh, usahakan kendaraan sudah menempuh 500 km pertama, kemudian lakukan penggantian pelumas, hal ini dimaksudkan agar hasil kikisan logam yang terjadi akibat proses pengepasan part-part di dalam mesin seperti antara pinton dan silinder comp (meskipun saat ini kedua permukaan ini sudah dibuat sehalus mungkin) dapat terbuang bersama oli.
  2. Ketika melakukan perjalanan kecepatan yang wajar, jangan terlalu membawa kendaraan dengan kecepatan yang sangat tinggi, DAM_1559ibarat bayi, silakan cukup berjalan cepat saja dulu jangan berlari, bagaimanapun ini kendaraan baru sehingga di dalam mesin sedang ada penyesuaian-penyesuaian.
  3. Jangan membawa beban yang berlebihan, membawa beban yang berlebihan akan sangat mengganggu selama perjalanan, bawa barang saja secukupnya.
  4. Periksa tekanan angin, jangan terlalu keras atau kurang angin karena hal ini akan mempengaruhi laju selama perjalanan.

Untuk hal yang utamanya mungkin hanya 4 diatas, hal-hal yang lainnya bersifat standar harus dilakukan baik perjalanan jauh ataupun dekat seperti:

  1. Cek Kondisi Rem,
  2. Cek Kondisi Lampu,
  3. Cek Jarak main bebas trottle gas
  4. dan pengecekan-pengecekan standar bagian-bagian sepeda motor yang lainnya.

Selain hal tersebut yang perlu diperhatikan adalah kondisi pengendara juga biasanya untuk istirahat setalah 2-3 jam perjalanan untuk mencegah efek kelelahan akibat perjalanan jauh.

Mungkin ada yang mau di tambahkan? silakan ditambahkan di kolom komentar ok…!!!!!!

Keep Safety Riding n Zero Accident.

Iklan

Komentar»

1. Tjile - April 19, 2013

mantap..

Suka

2. S.K.P - April 19, 2013

…Berdo’a.

Suka

3. Eman - April 19, 2013

Tips lainnya adalah: sambangi dealer terdekat, ambil motor dengan DP termurah (yg cuma ratusan ribu aja), pake ke kampung, trus balikin lagi sekembalinya ke kota. Motor inreyen langsung disuruh kerja paksa alamat mesin gak bakalan berumur panjang.

Suka

4. extraordinaryperson - April 20, 2013

hard break in bkin motor awet

http://extraordinaryperson.wordpress.com/

Suka

5. Yoshi - April 21, 2013

sip, mantab tipsnya

Suka

6. MotoGPPlanet - April 24, 2013

Agan yang punya warung, ijin share ya…thanks. Penggemar MotoGP join yuk di http://www.facebook.com/MotoGPPlanet

Suka

7. dede - April 27, 2013

sip,,

Suka

8. ade - April 24, 2015

Jika di buat perjlanan pulang pergi jarak 120km setiap hari.brpa bulan sekali perawatan/servis buat motor vario 125.

Suka

JalanBerkarisma - April 25, 2015

hitungnya jangan perbulan bro/sis….. tapi jarak tempuh……

Suka

9. Anton - Juli 23, 2015

Ijin sharing suhu2 bikers

Saya domisili Bekasi dan kuliah di Bandung, Saya baru ambil beat di Bekasi bulan ini dan baru dapet break in(reyen) 20 km tapi sudah harus kembali ke Bandung dalam waktu dekat, saya sempat berniat utk kirim cargo tapi setelah baca beberapa referensi akhirnya saya memutuskan untuk mengendarai motor tsb Bekasi-Bandung.

Pertanyaannya,
1. Apakah itu akan mempengaruhi mesin motor jangka pendek atau panjang?

2. Berapa kpj kira2 batas kecepatan saya? Mengingat ini masih masa reyen atau justru lebih baik menerapkan hard break-in?

Suka

JalanBerkarisma - Juli 24, 2015

1. Selama cara berkendaranya normal itu tidak masalah… hanya harus diingat untuk lakukan service pertama sesuai yang tercantum di buku
2. kalo kemarin berdasarkan masukan dari mekanik sih kecematan maksimal di 60 km/jam tapi cara bawanya kaya lomba irit, gas jangan dihentak diurut saja secara perlahan ketika akan menarik gasnya, pengereman juga lakukan dengan lembut….

semoga manfaat..

Suka

10. Andy - Juli 5, 2016

Tambahan : setiap 1 jam sekali dalam perjalanan, istirahatkan mesin selama 5-10 menit… Hehehehe…

Suka


Mangga..... Komentarnya...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: