Sekedar Mengingatkan…. Ini Jalur Alternatif Agar Tidak Masuk Jalan Protokol Ibu Kota Jakarta

2014-11-11-13-18-59_bundaran-hi_thumb_634_350_cBro n Sis…. MJ hanya sekedar mengingatkan untuk yang mau berkendara nanti pagi baik itu untuk warga Jakarta atau yang non Jakarta tetapi beraktifitas di Jakarta, bahwa mulai hari ini Rabu, 17 Desember 2014, sepeda motor dilarang melintas di Jalan M.H. Thamrin (mulai dari Bundaran Hotel Indonesia), sampai Jalan Medan Merdeka Barat. 

Menurut Kepala Sub-Bagian Teknologi dan Informasi TMC Polda Metro Jaya Kompol Purwono Takasihaeng mengatakan Pemasangan rambu-rambu dan sosialisasi larangan sepeda motor melintas di Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan M.H. Thamrin, dan Bundaran Hotel Indonesia sudah dipasang dari bulan November. “Mulai tanggal 17 Desember, akan ditempatkan petugas untuk mengarahkan pengendara motor,” kata Purwono.

 

Perlu bro n Sis ingat pembatasan ini berlaku selama 24 jam jadi setelah magrib juga tetap di larang lewat yah…. dan sekaligus sebagai sarana sosialisasi penerapan sistem jalan berbayar elektronik atau elektronik road pricing (ERP) di ruas jalan protokol di DKI yang segera diberlakukan.

Nah untuk mendukung aturan ini, pemerintah juga telah menyiapkan gedung parkir untuk motor. Para pengendara sepeda motor diminta memarkir kendaraannya di gedung-gedung yang terletak di sepanjang Jalan Thamrin-Jalan Medan Merdeka Barat.

 

Adapun lahan parkir tersebut berada di Gedung Jaya, Bank Dagang Negara, Djakarta Theatre, Sarinah, Bank Internasional Indonesia, Gedung Oil, Plaza Permata, Gedung Kosgoro, Hotel Pullman/Wisma Nusantara, Grand Indonesia, dan The City Tower, Lapangan eks IRTI Monas) dan pusat perbelanjaan Carrefour Harmoni.

 

Untuk yang mau lewat, ini ada beberapa alternatif yang sudah disiapkan untuk menghindari jalur yang dilarang ini uji cobanya akan dilakukan mulai 17 Desember 2014 hingga 17 Januari 2015.

 

1. Dari Selatan (Senayan) ke Utara (Harmoni)

a. Jalur Alternatif Sisi Barat:  Jalan Jenderal Sudirman-Dukuh Atas-Jalan Karet Pasar Baru-Jalan KH Mas Mansyur-Jalan Cideng Barat-berputar (u turn)-Jalan Cideng Timur-Jalan Kebon Sirih-Jalan Abdul Muis-Jalan Majapahit-Jalan Gajah Mada, dan seterusnya.

b. Jalur Alternatif Sisi Timur: Jalan Jenderal Sudirman-Jalan M.H. Thamrin-Bundaran HI-Jalan Sutan Syahrir-Jalan KH Agus Salim-Jalan Kebon Sirih-Jalan M. Ridwan Rais-Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Medan Merdeka Utara-Jalan Majapahit-Jalan Gajah Mada, dan seterusnya.

 

2. Dari Utara (Harmoni) ke Selatan (Senayan)

a. Jalur Alternatif Sisi Barat: Jalan Hayam Wuruk-Jalan Juanda-Jalan Veteran 3-Jalan Medan Merdeka Utara-Jalan Majapahit-Jalan Abdul Muis-Jalan KH Mas Mansyur-Jalan Karet Pasar Baru-Jalan Galunggung-Dukuh Bawah-Jalan Jenderal Sudirman, dan seterusnya.

b. Jalur Alternatif Sisi Timur: Jalan Hayam Wuruk-Jalan Juanda-Jalan Pos-Jalan Gedung Kesenian-Jalan Lapangan Banteng Utara-Jalan Lapangan Banteng Barat-Jalan Pejambon-Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan M. Ridwan Rais-Tugu Tani-Jalan Menteng Raya-Jalan Cut Mutia-Jalan Sam Ratulangi-Jalan H.O.S. Cokroaminoto-Jalan Galunggung-Dukuh Bawah-Jalan Jenderal Sudirman, dan seterusnya.

Semoga Bermanfaat….

Keep Safety Riding n Zero Accident

3 thoughts on “Sekedar Mengingatkan…. Ini Jalur Alternatif Agar Tidak Masuk Jalan Protokol Ibu Kota Jakarta

Mangga..... Komentarnya...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s