Iklan
jump to navigation

Wheel Story #4: Masuk New Zealand Motor Harus Super Bersih Juli 12, 2016

Posted by Menyusuri Jalan in Perjalanan.
Tags: , , , , , , , , ,
trackback

wheel Story #4 Auckland4Bro n Sis… Tentu diantara bro n sis ada yang bertanya-tanya, Apa Kabar Wheel Story Season 4?? Bagaimana Kabar Bro Mario dan Sist Lilis? Dimana Mereka Sekarang?? Nah beberapa pertanyaan itu akan mulai MJ jawab setelah dapat kabar langsung dari Sist Lilis.

Setelah dilepas secara resmi dari PT. Daya Adicipta Motora, Cibeureum-Bandung. Perjalanan Wheel Story Season 4 dimulai dengan terlebih dahulu mampir ke Jakarta untuk menyelesaikan beberapa administrasi sebelum perjalanan kembali di lanjut.

Setelah semua administrasi selesai, Bro Mario dan Sist Lilis kemudian menyebrang ke Sumatra dengan menggunakan tol Laut dari pelabuhan Tanjung Priok, mereka tercatat sebagai pengendara motor pertama yang menggunakan fasilitas tol laut ini sebelum arus mudik kemarin.

wheel Story #4 Indonesia6

Selepas turun dari Kapal Ferry Tim Wheel Story #4 kemudian kembali menjelajahi pulau Sumatera untuk menuju Malaysia dengan menggunakan jalur tengah untuk mengirim motor CB500X yang digunakan ke New Zealand, Malaysia dipilih karena dari Malaysia lah rute tercepat dan termurah untuk mengirim barang ke sana.

Sebelum berangkat menuju titik start di New Zealand, Tim Wheel Story #4 menyempatkan untuk berkeliling negara Malaysia terlebih dahulu dan menemui beberapa kawan yang sudah menunggu kedatangan di sana. Selesai berkeliling motor pun siap untuk dikirim ke New Zealand.

Whell Story 4 cuci motor

Nah disini MJ baru tahu satu hal bro n sis… Sebelum si CB500X dikirim si motor wajib dicuci bersih hingga ke sela-sela, istilahnya dilakukan Fumigasi, karena New Zealand sangat ketat ketika ada barang mau masuk ke negaranya, jangan sampai ada hama yang datang dari luar negaranya yang tentunya nanti akan mengganggu ekosistem di negaranya.

Dua hari dihabiskan Bro Mario untuk mencuci motornya, bahkan untuk memastikan tidak ada kotoran yang menempel, CB500X pun sampai dibongkar jok dan tangki bahan bakarnya.

Sukses dengan acara Fumigasinya motor kemudian dikirim ke New Zealand pada tanggal 4 Juli lalu disusul oleh Tim Wheel Story #4 pada tanggal 7 Juli 2016. Setibanya di Auckland motor tidak boleh langsung dibawa mengaspal bro n sis… motor harus dicek terlebih dahulu oleh inspector dari Ministry of Primary Indusries untuk meyakinkan motor layak jalan di negara kiwi tersebut dan tidak membawa penyakit.

Dari Info yang masuk ke newroom MJ hingga 18 jam yang lalu sebelum tulisan ini dibuat, berbagai administrasi sedang diselesaikan oleh Bro Mario dan Sist Lilis sebelum mengaspal di negara kiwi tersebut.

Seperti apa keseruan ngaspal di sana??? Pantengi terus blog sederhana ini.. sebagai pelepas rindu bro n sis bisa melihat beberapa foto yang diambil oleh Sist Lilis selama perjalanan dari Bandung sampai Auckland di bawah ini..

Keep Safety Riding n Zero Accident

Iklan

Komentar»

1. motorideweb - Juli 12, 2016

baik kabarnya mah he he

Suka

2. motorideweb - Juli 12, 2016
Menyusuri Jalan - Juli 12, 2016

Yang 3 bisa di baca di blog sederhana ini.. klo yang 1 dan 2 bisa tengok ke web nya…

Disukai oleh 1 orang

motorideweb - Juli 12, 2016

siap salam sederhana sareng saaya2 he he

Suka

3. metomnulis - Juli 12, 2016

Wihh….ketat bnget aturannya

Suka

4. sebarkan.org - Juli 12, 2016
5. Wheel Story #4: Perjalanan Mengaspal di New Zealand pun Dimulai | Menyusuri Jalan - Juli 29, 2016

[…] MJ kabarkan sebelumnya bahwa membawa kendaraan ke negara New Zealand tidaklah mudah berbagai proses harus dilakukan setelah semua administrasi selesai, motor akhirnya […]

Suka


Mangga..... Komentarnya...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: