Iklan
jump to navigation

Wheel Story #4: Perjalanan Mengaspal di New Zealand pun Dimulai Juli 29, 2016

Posted by Menyusuri Jalan in Perjalanan.
Tags: , , , , , , ,
trackback

Mario Iroth New Zealand6Bro n Sis… Kini kita lanjutkan cerita Bro Mario Iroth dan Sist Lilis di negara Kiwi New Zealand, seperti apa perjalanan mereka disana dan ada cerita apa selama perjalanan.

Seperti MJ kabarkan sebelumnya bahwa membawa kendaraan ke negara New Zealand tidaklah mudah berbagai proses harus dilakukan setelah semua administrasi selesai, motor akhirnya dapat dibawa keluar dari gudang. Baterai kemudian kembali dikonekkan lagi, kemudian tempat yang pertama dituju pertama kali adalah pom bensin. Setelah bahan bakar didapat motor kemudian dibawa ke VINZ (Vehicle Inspection New Zealand) dan WOF (warranty of fitness) untuk mendapatkan surat layak jalan.

Karena persiapan yang matang sebelum berangkat ke New Zealand, inspeksi berjalan lancar tanpa kendala, motor kemudian ditempelkan lulus inspeksi plus plat tambahan dibawah plat nomor Indonesia sebagai tanda motor sudah terdaftar selama jangka waktu tertentu dan boleh mengaspal di negara Kiwi tersebut.

Perjalanan dimulai menuju Rotorua sekitar 250 km selatan Auckland dimana disana bisa ditemukan suku Maori dan semua hal tentang Maori dengan pemandangan danau dan alam yang indah. Di Rotorua ini Mario dan Lilis camping dekat danau Rotorua yang indah, kemudian berkesempatan mengunjungi Te Puia, salah satu tempat terkenal di Rotorua untuk mendapatkan pengalaman budaya Maori mulai dari tarian Haka dan pernak-pernik tentang Maori juga disana terdapat geothermal dengan Pohutu geyser yang terkenal diarea alam yang hijau.

Puas menikmati daerah Rotorua perjalanan kemudian dilanjut terus menuju arah selatan, danau Taupo yang indah dengan pemandangan alam yang segar dilewati hingga akhirnya tiba di Wellington, salah satu kota terbesar di New Zealand. Melihat kelap-kelip lampu kota Wellington dengan teluk yang indah dikala senja menjadi pengalaman yang luar biasa bagi biker yang datang ke New Zealand.

Riding di New Zealand menjadi sebuah pengalaman baru bagi bro Mario Iroth, jalanannya yang sangat mulus dan terawat, papan petunjuk arah dan rambu lalu lintas yang jelas membuat selalu merasa aman dan nyaman berkendara motor, namun ada yang harus diwaspadai yaitu kecepatan motor, karena di area pemukiman speed limit maksimal 50 km/jam dan highway 100 km/jam.

Selain kecepatan, disaat winter seperti saat ini banyak juga tanda menandakan ‘awas licin’ atau awas jalanan beku atau terdapat ‘black ice’ terutama di tempat teduh yang tidak terkena sinar matahari dan juga pas hujan. Angin dari samping sering bertiup kencang yang mampu membanting pengendara kalau tidak lihai berkendara, belum lagi temperatur bisa mencapai 6 derajat celsius kalau mendung dan malam hari di pulau utara.

Namun semua kami jalani dengan hati-hati, konsentrasi dan tetap waspada dengan berbekal seluruh persiapan terutama perlengkapan berkendara dari Respiro Ridingwear Honda CB500X sudah menjelajah 900 Km di Pulau Utara New Zealand dengan lancar.

Kabar terakhir yang masuk ke newsroom MJ, hingga tulisan ini MJ terbitkan bro Mario dan Sist Lilis masih berada di pulau utara New Zealand bagian selatan.

Beberapa gallery foto yang MJ dapat dari perjalanan Wheel Story #4 di Negara New Zealand.

Kontak Blog MenyusuriJalan

Iklan

Komentar»

1. Taufik Dirwanto - Juli 29, 2016

Sampai NZ oli motornya diganti yg tipe apa ya mas? Soalnya disana kan lagi winter.

Suka

2. sebarkan.org - Juli 29, 2016

Mangga..... Komentarnya...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: