Iklan
jump to navigation

Wheel Story #4: Timor Leste Negara Ke-3 Wheel Story Season 4 Oktober 31, 2016

Posted by Menyusuri Jalan in Perjalanan.
Tags: , , , , , , , , , , ,
trackback

wheel-story-timor-leste6Bro n Sis… Setelah menjelajahi 2 negara pertama di Wheel Story Season 4 yaitu New Zealand dan Australia, perjalanan Mario Iroth dan Lilis kemudian dilanjutkan ke negara ke-3 yaitu Timor Leste.

Petualangan dilanjut ke negara termuda di dunia dan berbatasan langsung dengan Indonesia. Timor – Leste negara tujuan Wheel Story setelah Australia. Di Timor Leste Wheel Story tidak jalan sendirian. Tujuh motor dari 6 negara yaitu Indonesia, Timor Leste, Australia, India, Jerman dan Inggris yang sempat bertemu di Darwin bersama-sama memutuskan untuk shipping motor dari Darwin ke Dili, dan setelah motor tiba di Dili, tak berapa lama berpetualang mengelilingi Timor Leste dimulai, menikmati indahnya Timor-Leste.

Hari pertama digunakan untuk mengunjungi Hato Builico, persis berada di bawah kaki gunung Ramelau, gunung tertinggi di Timor Leste (2986Mdpl). Jalan menuju desa ini terbilang sangat menantang karena melewati jalan berbatu menanjak di balik tebing yang berkabut. Setelah tiba pada ketinggian 2200mdpl untuk beristirahat didirikan tenda disebelah rumah adat dan berbaur bersama warga dalam kedinginan malam.

Hari berikutnya, petualangan berlanjut menuju Marobo Hot spring, salah satu tempat pemandian air panas yang sudah ada sejak zaman Portugis. Jalan menuju lokasi ini tak kalah dengan hari pertama, jalan bebatuan serta tanah licin harus dilewati dengan susah payah. Setibanya di Marobo Hot spring, rasa capek dan lelah terbayar ketika berendam di air panas natural ini.

Setelah berendam, perjalanan kemudian dilanjut ke selatan menuju Suai. Dari pegunungan turun ke pesisir pantai timur yang panas, disini tim wheel story kemudian tinggal di salah satu rumah adat di desa Suai Loro, sambutan masyarakat beserta anak-anak yang hangat menyambut kedatangan Team Wheel Story.wheel-story-timor-leste2

Ketika pagi menjelang, Wheel Story pun disuguhi dengan tarian tradisional yang di bawakan oleh perempuan desa Suai termasuk menunjukkan cara menenun Tais (kain tradisional khas Timor Leste).

Puas menikmati suasana desa Suai, perjalanan di lanjut kembali melewati pesisir timur hingga ke Viqueque. Walaupun kembali akses jalanan yang dilewati cukup rusak tidak menghalangi semangat untuk meng-eksplor Timor Leste.wheel-story-timor-leste

Dari Viqueque perjalanan dilanjutkan ke bagian paling ujung Timor Leste yaitu pulau Jaco. Medan off-road yang begitu berat menjadi bumbu perjalanan dari Viqueque hingga Los Palos. Namun karena hari keburu gelap akhirnya kemping di Tutuala menjadi pilihan terbaik.

Di hari berikutnya perjalanan dilanjutkan menuju Pulau Jaco, sejauh 8km menuju pantai Valu jalanan begitu berat dan terjal. namun rasa capek terbayar setelah tiba dengan pemandangan serta birunya pantai Valu dan Indahnya pulau Jaco (Pulau tak berpenghuni) yang menjadi primadona Timor Leste.

Setelah mengekplor akhirnya perjalanan kembali ke Dili melewati pantai utara dengan jalanan yang mulus dan pemandangan lautan yang biru, di Dili kemudian di sambut oleh Tim dari Kementrian Pariwisata Seni dan Budaya Timor Leste kemudian masing masing rider diberi Tais yang diberikan langsung oleh Aquelino Caero Do Santos selaku Directur Geral Ministerio Do Turismo Arte e Cultura.

Total dalam 13 hari berpetualang di Timor Leste ditempuh sejauh 1400 Km dengan melewati 12 Distrik dengan medan jalan yang berat.

Beberapa foto yang berhasil diabadikan bisa bro n sis lihat di bawah ini.

Kontak Blog MenyusuriJalan

Iklan

Mangga..... Komentarnya...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: