Iklan
jump to navigation

Catatan Wheel Story #5, CRF250Rally Sudah Ditangan Langsung Gas Ke Pietermaritzburg Oktober 30, 2017

Posted by Menyusuri Jalan in Perjalanan.
Tags: , , , , , ,
trackback

Bro n Sis… Setelah rencana perjalanan wheel story season 5 sedikit tertahan karena adanya badai yang melanda daerah Durban sehingga proses dipelabuhan sedikit terhambat, akhirnya setelah motor berhasil kembali dirakit dan tidak ada yang kurang perjalanan Wheel Story #5 pun dimulai.

Perjalanan diawali dengan riding menuju Pietermaritzburg yang berjarak sekitar 175 km dari Durban. Perjalanan dilakukan melalui 1000 hills yang sangat memanjakan mata dengan suasana jalan yang tenang, mulus dan penuh kelokan ditambah pepohonan lebat dan besar dan suasana pedesaan yang tenang.

Menjelang siang untuk melepas lelah dan mengisi perut yang mulai keroncongan tim Wheel Story kemudian makan siang di salah satu kafe di area 1000 hill yang memang tempat kumpul para rider.

Sore hari, perjalanan kemudian dilanjut lagi menuju Pietermaritzburg dimana dilokasi tersebut Mario Iroth dan Lilis Handayani sudah ditunggu seorang teman disana, namanya Gregg yang dikenal via facebook kemudian Gregg mengajak tim wheel story #5 untuk tinggal di rumahnya.

Di sore yang sangat cerah, sesampai di kediaman Gregg yang sangat luas membuat Mario Iroth takjub dengan pemandangan yang diberikan, sebagai gambaran saja nih bro n sis… dengan hanya duduk di teras sambil minum teh kita bisa melihat langsung binatang liar seperti zebra dan Impalla dan kawanan burung lalu lalang dengan hamparan padang rumput yang luas.

Selepas istirahat sejenak, Gregg mengajak Mario untuk melihat sekeliling kota, dimulai dari City Hall sampai daerah urban, saat perjalanan pulang Gregg sempat mengajak untuk melintas daerah offroad dan bisa melihat langsung kawanan Buffalo, Zebra, Jerapah sampai Impalla dari jarak dekat, sangat dekat di alam liar dan tentu saja hal itu merupakan pengalaman pertama Mario dan Lilis bisa melihat langsung kawanan hewan liar yang biasanya hanya bisa dilihat di Kebun Binatang saja.

Kembali ke rumah dan Gregg menunjukan koleksi motor miliknya di garasi rumah yang membuktikan riders yang satu ini sebagai rider sejati. Menjelang malam, Gregg kemudian mengajak Mario untuk braaii (barbeque) ala Africa sambil sharing pengalaman touring. Orang tua Gregg pernah berlibur ke Bali jadi sudah tidak asing dengan masakan Indonesia. Sambil bersantai Gregg merancang rute bermotor yang bagus sebagai referensi tim Wheel Story.

Hari berikutnya ke arah utara Pietermaritzburg kemudian tim Wheel Story mengunjungi Nelson Mandela Capture Site di Midland. Di area tersebut terdapat Apartheid Museum yang menampilkan perjuangan Nelson Mandela, lalu kemudian dilanjut berjalan kaki ‘Long Walk to Freedom’ menuju Monumen Nelson Mandela yang sangat artistik, untuk menikmati monumen tersebut kita harus berdiri di point yang tepat untuk melihat sosok wajah Nelson Mandela yang sangat dicintai warganya.

Nah biar Bro n Sis bisa ikut merasakan seperti apa serunya perjalanan… Ini beberapa foto yang Mario Iroth kirim langsung kepada MJ.

Blog MenyusuriJalan

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Mangga..... Komentarnya...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: