Iklan
jump to navigation

Catatan Wheel Story #5, Perjalanan Ke Ujung Paling Selatan Afrika November 19, 2017

Posted by Menyusuri Jalan in Perjalanan.
Tags: , , , , , , , ,
trackback

Bro n Sis…. Perjalanan Mario Iroth dan Lilis Handayani dalam Wheel Story 5 terus berlanjut, di hari ke-36 selepas dilakukan ceremony pelepasan oleh Kedubes Indonesia di Afrika Selatan perjalanan kemudian dilanjut menuju arah selatan menuju titik paling selatan Afrika.

Selepas pelepasan, perjalanan dilanjut menuju selatan meninggalkan Pretoria, Mario memacu CRF250rally diatas jalan toll dan kembali merasakan akselerasi setiap menarik tuas gas. Jalanan masih padat ketika berada di sekitar Johannesburg hingga masuk ke arah ke jalan no.1 dan jalanan mulai lenggang.

Namun setelah melakukan perjalanan selama 2 jam, kawasan pertanian dengan angin dari samping yang lumayan kencang membuat laju motor sedikit terganggu karena terpaan angin dari samping yang cukup kencang, laju motor kemudian Mario kurangi hingga akhirnya tiba di kota Bloemfontein dan menginap untuk melepas lelah.

Keesokan harinya perjalanan kemudian kembali dilanjutkan dengan tetap di jalan no.1 hingga tiba di Beaufort West dan kemudian dilanjut menuju ke jalan no.12 mengarah ke Oudtshoorn, jalur ini merupakan rute paling keren karena setelah riding melewati padang gurun, lalu akan disuguhkan dengan Grootswartberg mountain area dengan formasi gunung batu yang indah dengan jalanan berkelok membelah tebing batu. Berkendara di lokasi tersebut seperti berada di planet lain.

Setelah itu perjalanan dilanjut masuk ke Route 62 yang terkenal dikalangan Biker se-Afrika, kawasan pertanian dengan pegunungan yang indah juga padang gurun yg luas di tengah tengah terdapat salah satu pub (Ronnies sex shop) yang menjadi tempat stop-point ketika berkendara di Afrika Selatan, sambil menikmati makan siang di padang gurun bisa berjumpa juga dengan Biker yang yangs sedang melakukan touring.

Setelah dari Route 62, semakin mengarah ke selatan cuaca pun mulai berubah. Udara semakin dingin langit mulai mendung, Mario terus memacu motor melewati daerah kebun anggur dan juga ladang gandum di rute 319, aroma laut semakin tercium hingga mario dan Lilis tiba di StruisBaai dan tidak jauh dari sana bisa dilihat mercusuar yang ternyata adalah mercusuar kedua tertua yang ada di Afrika Selatan.

Dari mercusuar tersebut dengan mengikuti jalan gravel sejauh 1km hingga ke ujung terdapat sebuah point dimana menjadi titik pertemuan samudera Atlantik dan samudera Hindia yang terletak di desa Agulhas sebagai desa paling ujung selatan Benua Afrika dan inilah the southern most tip of Africa yang ditempuh sejauh 1800km dari Pretoria dan total perjalanan Mario dan Lilis selama 39 hari di Afrika ini sudah mencapai 4460 km.

Ini dia beberapa foto yang bisa bro n sis lihat agar bisa juga ikut merasakan perjalanan menuju titik paling selatan Afrika Selatan di Wheel Story Season 5.

Blog MenyusuriJalan

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Mangga..... Komentarnya...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: