Iklan
jump to navigation

Mengapa Pebalap MotoGP Menggunakan Jas Hujan???? Ini Dia Jawabannya November 27, 2017

Posted by Menyusuri Jalan in Balap.
Tags: , , , , , , ,
trackback

Bro n Sis…. Balapan MotoGP sudah selesai beberapa pekan yang lalu dimana Marc Marquez berhasil keluar menjadi juara Dunia MotoGP 2017 setelah berhasil finish di posisi ke-3 di sirkuit Valencia, Spanyol.

Namun meski sudah berakhir masih ada beberapa hal yang masih menarik untuk dibahas bro n sis salah satunya penggunaan jas hujan transparan yang banyak digunakan para pebalap saat balapan di sirkuit Motegi Jepang.

Jas hujan yang digunakan oleh para pebalap ini cukup unik juga bro n sis sekilas mirip dengan pakaian renang perempuan namun ternyata jas hujan untuk pebalap itu terdiri dari dua bagian yaitu bagian atas dan bagian celana, hanya saja para pebalap jarang yang menggunakan bagian celananya.

Ketebalan bahannya kurang lebih sekitar 2 mm dan diklaim 100 % waterproof, bahannya dibuat transparan tentu saja agar logo sponsor yang menempel di wearpack bisa tetap terlihat meski para pebalap menggunakan jas hujan.

Jas hujan yang digunakan pun dibuat sesuai ukuran pebalap, untuk area pundaknya menyesuaikan dengan bentuk wearpack sehingga saat mengembang saat terjatuh jas hujan pun ikut menyesuaikan bentuknya.

Khusus untuk bagian celana, di bagian knee pad diberi lubang sehingga knee pad bisa tetap menempel di aspal saat pebalap miring-miring dan yang tidak kalah penting jas hujan ini dibandrol dengan harga kurang lebih sekitar 220 dollar Amerika atau setara dengan 2,8 juta untuk satu setnya.

Muncul pertanyaan kenapa para pebalap menggunakan jas hujan, bukannya wearpack yang mereka gunakan sudah waterproof??? setelah mencari dan mencari akhirnya MJ mendapatkan jawaban logis atas pertanyaan tersebut.

Pebalap MotoGP tidak selalu menggunakan jas hujan saat balapan, rata-rata para pebalap menggunakan jas hujan ketika intensitas hujannya cukup besar namun ketika hujannya relatif kecil dan hujannya segera reda maka pebalap tidak menggunakan jas hujan karena wearpack mereka didesain sudah tahan air alias waterproof.

Lalu mengapa mereka menggunakan jas hujan saat hujannya sangat deras dan lama??? hal ini disebabkan karena wearpack mereka yang terbuat dari kulit ketika terus diguyur hujan yang deras lama kelamaan membuat wearpack itu semakin berat, meski tidak merembes masuk ke inner layer namun wearpack yang berat membuat pebalap menjadi kurang nyaman sehingga pengendalian motor pun menjadi kurang maksimal.

Baca juga:

MotoGP: Ini Dia Yang Melindungi Pebalap Saat Balapan di Sirkuit

Perlu bro n sis ketahui, seperti pernah MJ bahas sebelumnya wearpack pebalap itu beratnya 3,5 kg kebayang kan kalau balapan saat hujan dan kemudian beratnya menjadi dua kali lipat dari beratnya awal, tentu akan mengganggu kenyamanan pebalap nantinya.

Blog MenyusuriJalan

Iklan

Komentar»

1. ardiantoyugo - November 27, 2017

Keujanan jadi tambah mengembang ternyata wearpacknya… 😆

Suka

Menyusuri Jalan - November 27, 2017

buat krecek… wkwkwkwkwkw

Suka

2. Kobayogas - November 27, 2017
Menyusuri Jalan - November 27, 2017

mangga….

Suka


Mangga..... Komentarnya...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: