Iklan
jump to navigation

Catatan Wheel Story #5, Menjelajahi Malawi, Negara Ke-8 Wheel Story 5 Januari 22, 2018

Posted by Menyusuri Jalan in Perjalanan.
Tags: , , , , , , , , ,
trackback

Bro n Sis…. Mendekati 100 hari menjelajahi benua Afrika, Mario dan Lilis di dalam Wheel Story 5 akhirnya tiba di negara ke 8 penjelajahan Wheel Story season 5 yaitu negara Malawi, negara yang cukup menawan.

Prosedur untuk masuk ke negara Malawi lewat perbatasan darat tergolong mudah khususnya untuk warga Indonesia. Mario dan Lilis masuk lewat perbatasan Mchinji dan dapat Visa on Arrival namun sebelumnya wajib lapor di counter kesehatan untuk menunjukan kartu ‘yellow fever’.

Proses di imigrasi gampang dan kurang dari 10 menit visa selesai dengan biaya yang harus dikeluarkan sebesar USD75/orang. Selanjutnya kemudian Mario melaporkan kendaraan yang digunakan yaitu Honda CRF250Rally di bagian custom, melaporkan carnet de passage dan membayar Temporary Import Permit dan Road Tax sebesar USD 20 untuk motor lalu membeli Motor Insurance sebesar USD 3.

Selepas seluruh perijinan selesai, maka semua dokumen tersebut kemudian akan di cek militer di gerbang perbatasan, jika semua sudah lengkap maka gerbang pun dibuka dan kita akan diijinkan lewat.

Perjalanan diawali dengan menuju Lilongwe (Ibukota Malawi) yang berjarak sekitar 120 Km dari perbatasan, melewati sekitar 6 Police cek point, namun semua berjalan lancar dan terkendali.

Malawi merupakan negara terpadat yang Mario dan Lilis eksplore. Negara dengan populasi 18 juta jiwa memiliki luas area hanya 118.484 Km2 maka tak heran banyak orang lalu lalang di jalan raya. Perlu ekstra hati-hati dalam berendara motor disini. Belum lagi warga lokal yang juga banyak terlihat hilir mudik dengan sepeda motor juga, membuat Mario harus waspada ketika melintasi daerah pemukiman.

Di Malawi memang tidak ada laut karena letak geografis negara ini diapit beberapa negara di bagian timur Afrika, namun Malawi sendiri memiliki danau yang sangat luas, hingga saking luasnya maka warga lokal menyebutnya pantai.

Danau Malawi ini memang memiliki ombak kecil dan pasir putih di pesisir sehingga sangat mirip dengan pantai, hanya saja airnya tawar.

Berkendara motor di Malawi cukup memanjakan mata, warganya ramah dan suka menyapa, alamnya yang hijau dan berbukit dengan udara sejuk dan pemandangan danaunya yang keren mengingatkan Mario ketika berkendara di sekitar danau Toba-Sumatera.

Namun sayangnya Mario dan Lilis datang disaat yang tidak tepat, karena saat ini memasuki musim hujan sehingga beberapa tempat dengan pemandangan yang indah tertutup kabut tebal. Namun secara keseluruhan Malawi sudah memberikan kesan tersendiri dalam petualangan Mario dan Lilis. Mulai dari keramahan warganya dan juga danaunya yang keren.

Blog MenyusuriJalan

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Mangga..... Komentarnya...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: