Iklan
jump to navigation

Catatan Wheel Story #5, Menjelajahi Sambil Mengenalkan Indonesia di Negara ke-12, Kenya Maret 13, 2018

Posted by Menyusuri Jalan in Perjalanan.
Tags: , , , , , , , , ,
trackback

Bro n Sis…. Perjalanan Mario Iroth dan Lilis Handayani terus berlanjut untuk menjelajahi Afrika dan akhirnya tiba di negara ke 12, Kenya…

Memasuki negara Kenya, di siang dengan cuaca panas yang cukup terik, setelah proses imigrasi selesai kemudian dilanjut dengan mengurus dokumen motor di custom. Mario dan Lilis kemudian mendapatkan T.I.P (Temporary Import Permit) untuk Honda CRF250Rally secara gratis karena sudah memiliki Comesa (asuransi).

Mario dan Lilis kemudian masuk dari Border kecil disebelah barat Kenya. Hari itu juga Mario dan Lilis riding hingga hampir matahari terbenam dan tiba di Kisumu, kota besar di bagian barat Kenya dengan pemandangan Danau Victoria.

Setelah beristirahat semalam, Pagi-pagi Mario dan Lilis melanjutkan perjalanan menuju Nairobi dengan jarak sejauh 400km dari Kisumu. Mario memilih jalur B3 agar lebih menikmati pemandangan, perkebunan dan pedesaan.

Namun tanpa diduga dari kota Narok sekitar 80km sebelum Nairobi melewati savanah suasana alam berubah seolah memberontak. Badai pasir dan angin kencang dari samping cukup membuat motor oleng belum lagi serpihan pasir dan debu mengganggu pandangan.

Mario dan Lilis akhirnya berhasil tiba di Nairobi ketika hari sudah sore dimana lalulintas sudah dipenuhi orang orang yang pulang kerja. Honda CRF250Rally terpaksa ikut macet-macetan ria di Ibukota Kenya ini.

Tiba di Nairobi Mario dan Lilis kemudian mengunjungi KBRI dan disambut oleh Pak Sunan Ali bersama staff, Mario dan Lilis menceritakan pengalaman riding selama di Afrika dan di hari berikutnya Wheel Story diliput secara ekslusif oleh media TV dan media cetak baik secara Live di studio dan di halaman kantor KBRI.

Kesempatan tampil di layar kaca dimanfaatkan oleh Mario dan Lilis untuk mempromosikan Indonesia kepada masyarakat di Afrika khususnya di Kenya. Di Nairobi juga Mario dan Lilis melakukan penggantian ban motor dan juga oli motor.

Selepas melakukan berbagai persiapan, Mario dan Lilis kembali melanjutkan petualangan dengan dilepas oleh Staff KBRI di Nairobi, petualangan berlanjut ke arah utara melihat Gunung Kenya yang spektakuler dengan puncak yang masih diselimuti es dan kawasan gurun kearah Marsabit yang mencapai suhu 40 derajat celcius sambil menyapa suku Maasai yang sedang mengembala kambing, sapi dan unta.

Selepas menjelajahi Kenya, Mario dan Lilis kemudian lanjut ke perbatasan Moyale untuk eksplore negara berikutnya yaitu Ethiopia.

Blog MenyusuriJalan

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Mangga..... Komentarnya...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: