Iklan
jump to navigation

Catatan Wheel Story #5, Dikawal Polisi Mesir Hingga Akhirnya Tiba di Piramida Giza April 25, 2018

Posted by Menyusuri Jalan in Perjalanan.
Tags: , , , , , , , , , , , , , ,
trackback

Bro n Sis…. Setelah tiba di negara ke-15 Mesir, memasuki hari ke 190 perjalanan Mario Iroth dan Lilis Handayani terus berlanjut. Dalam perjalanan dari Luxor menuju Hurghada sebuah kota wisata di tepi laut merah tiba-tiba Mario dan Lilis diberhentikan oleh polisi di check point antara Luxor dan Qena.

Polisi tersebut kemudian mengecek paspor Mario dan Lilis lalu menjelaskan rute bermotor yang akan dilalui Mario dan Lilis sambil diajak minum teh. Setelah 30 menit pemeriksaan, Mario dan Lilis belum disuruh pergi.

Terlihat polisi dalam pos sibuk komunikasi menggunakan radio, tak berapa lama kemudian muncul polisi dengan kendaraan double cabin, 2 orang polisi dengan memegang AK-47 duduk di bagian belakang. Paspor Mario dan Lilis kemudian dipegang polisi yang duduk di depan.

Dengan Bahasa Inggris ala kadarnya, polisi tersebut menyuruh Mario dan Lilis mengikuti mobilnya. Setelah 40 km perjalanan Mario dan Lilis tiba di Qena, lalu di Kantor Polisi sudah siap mobil yang lain lengkap dengan pasukan bersenjata. Paspor Mario dan Lilis kemudian diberikan ke Polisi di mobil itu dan terlihat polisi di belakang memberi tanda supaya ikuti mobil tersebut.

Mario kemudian melihat GPS dan dengan rasa was-was ternyata kendaraan mengarah ke Hurghada. Ohh….. rupanya para polisi ini sedang melakukan tugasnya, mereka sudah saling kontak sesuai jalur yang Mario berikan lalu melakukan escort hingga sampai tujuan.

Di escort yang ke 2 ini rupanya Polisinya suka ngebut, 120 km/jam di jalan raya dan Mario cukup was-was kalau nanti tidak ada bensin ditengah perjalanan. Masih sekitar 200 km lagi sampai Hurghada. Setiap jarak 30 km terdapat polisi yang lain yang sudah standby di pinggir jalan lalu polisi sebelumnya akan kembali ke posnya lagi.

Mereka secara estafet escort 1 motor berplat Indonesia. Memang terlihat tidak ada motor lain di highway tersebut. Escort berikutnya Mario berpesan ke polisinya agar berhenti di Pom Bensin, dan responnya baik. Hingga sore akhirnya Mario dan Lilis tiba di hotel yang sudah di pesan bersama polisi yang escort.

Ini escort yang ke 7. Polisi memastikan semuanya aman dan lalu mereka pergi. Karena lumayan capek dikawal polisi, Mario kemudian hanya menikmati keindahan laut merah sebentar saja dari belakang hotel. Terakhir kali Mario dan Lilis menikmati pantai yaitu di Dar Es Salam, Tanzania.

Hari berikutnya Mario dan Lilis bergerak pagi-pagi supaya udara masih sejuk. Masih sekitar 480 km menuju Cairo. Dalam perjalanan mengikuti jalan raya sepanjang pesisir laut merah hingga Ain Sokhna pemandangan luar biasa menemani perjalanan.

Pemandangan pantainya yang berwarna tosca cukup memanjakan mata, namun angin yang bertiup kencang dari arah berlawanan membuat motor jadi kurang nyaman ditambah terdapat polisi yang selalu mengikuti dari arah belakang. beruntung kali ini tidak ada yang escort jadi bisa bebas berhenti dan juga waktu istirahat makin bisa diatur.

Sekitar 120 km sebelum Cairo, Mario memilih mengikuti jalan tol dengan biaya masuk untuk motor sekitar 5 Egypt Pound. Dari atas jalan tol padang gurun mulai terlihat diisi oleh bangunan tinggi, mulai ramai kendaraan dan ketika tiba di Cairo suasananya tak kalah dengan Jakarta yang macet padat dan semrawut. Suasana seperti ini tidak mengherankan kalau gaya bawa motor lebih menegangkan dari Jakarta.

Sudah di Mesir tapi belum melihat iconnya sepertinya belum lengkap. Hanya 15 km dari Cairo Mario kembali riding menuju Giza, disanalah Pyramid berdiri kokoh. Sayang motor tidak bisa masuk. Penggantinya Mario menunggangi Unta untuk melihat pyramid dari dekat bersama dengan patung Sphinx yang spektakuler.

Akhirnya setelah menempuh perjalanan sejauh 25.166 Wheel Story bisa melengkapi petualangan di Afrika dari Cape Town ke Cairo.

Blog MenyusuriJalan

Iklan

Komentar»

1. ardiantoyugo - April 25, 2018

mantap banget nih storynya…

Suka


Mangga..... Komentarnya...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: