Iklan
jump to navigation

Catatan Wheel Story #5, Mario dan Lilis Sukses Riding Cape to Cape Agustus 4, 2018

Posted by Menyusuri Jalan in Perjalanan.
Tags: , , , , , , , , ,
trackback

Bro n Sis… Setelah meninggalkan campsite dari Hamburg Jerman Mario dan Lilis menuju arah utara hingga masuk Denmark dan petualangan di Scandinavia pun dimulai.

Mario dan Lilis mampir bermalam di Aarhus sebelum kemudian naik Ferry di Hirtshals menuju Larvik Norwegia dengan kapal ferry yang besar dan mewah dengan berlayar selama 3 jam kemudian Mario dan Lilis akhirnya tiba di daratan Norwegia.

Mario dan Lilis tiba sekitar jam 3 subuh namun matahari mulai bersinar, kemudian perjalanan dilanjut sejauh 140 km menuju Oslo sambil menghirup udara segar di lautan pinus bagai lukisan sampai menikmati suara angin yang merdu diantara pegunungan yang menawan.

Mario dan Lilis kemudian mampir di KBRI Oslo, berbincang dengan Duta Besar Todung Mulya Lubis bersama staff tentang petualangan bermotor Wheel Story yang akan melengkapi petualangan di titik paling utara Benua Eropa yang tepat berada di tanah Viking ini. Tak lupa juga kemudian Mario dan Lilis melihat dengan jelas kapal Viking yang masih utuh terjaga rapi di Viking Ship Museum.

Ditemani hari yang cerah, kemudian perjalanan dilanjutkan ke arah Timur hingga Stockholm Swedia. Riding di antara gedung tua yang cantik hingga mencium aroma laut Baltik, dari jalan E4 perjalanan dilanjutkan melewati pesisir teluk Bothnia ini hingga akhirnya Mario tiba di Arctic Circle, salah satu dari lima lingkaran lintang yang memetakan bumi. Mario kemudian sempat berdiri tepat di lingkaran Arctic yang pada masa itu matahari tetap terlihat padahal sudah malam hari atau biasa disebut fenomena Midnight Sun yang terjadi pada musim panas di belahan bumi bagian utara.

Cuaca cukup mendukung menemani perjalanan Mario dan Lilis menuju utara. Semangat terus mengendarai motor dengan latar belakang langit biru dipadu perbukitan hijau dan luas, tampak es yang tidak mencair penuh di sela sela pegunungan. Rumah rumah dengan ciri khas daerah Scandinavia tampak jelas dari kejauhan, disini memang tidak ada polusi, pandangan jernih walau anginnya terasa dingin namun suasana seperti ini bikin betah. Terkadang awan kelabu menutupi langit biru namun tidak akan pernah gelap. Hanya ketika melewati terowongan panjang baru berasa seperti malam hari.

Di jalan tak henti hentinya Mario dan Lilis berpapasan dengan biker yang juga baru pulang atau menuju Nordkapp, namun mereka selalu heran melihat plat nomor motor yang digunakan yang sama sekali berbeda dengan kebanyakan yang mereka jumpa. Ini kesempatan bagi Mario dan Lilis untuk menunjukan kalau Indonesia juga punya petualang bermotor.

Dan tak terasa, diujung jalan matahari tepat berada di depan Mario dan Lilis seolah menunggu kedatangan Wheel Story. Plang bertuliskan Nordkapp tinggal 13 km lagi, Mario langsung gas dalam-dalam Honda CRF250 Rally dan sudah terlihat bangunan terakhir di ujung utara. Berdirilah sebuah globe menandakan disitu titik paling utara dari benua Eropa. Perasaan penuh semangat dan senang bercampur aduk ketika berhasil menginjakkan kaki di Nordkapp. Sekali lagi petualangan Wheel Story sukses riding cape to cape (South Cape di South Africa & North Cape di Norwegia).

Blog MenyusuriJalan

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Mangga..... Komentarnya...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: