Iklan
jump to navigation

Catatan Wheel Story #5, Memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia di Ukraina Agustus 30, 2018

Posted by Menyusuri Jalan in Perjalanan.
Tags: , , , , , , ,
trackback

Bro n Sis…. Waktu Wheel Story kemping di bagian timur Hungaria, mendapat email masuk bahwa e-visa Ukraina sudah terbit. Saat itu Mario yang sangat dekat dengan perbatasan Ukraina memilih untuk riding ke kota Satu Mare Romania dan mengarah ke utara hingga masuk ke Ukraina lewat border Nevetlenfolu.

Perbatasan ini tidaklah seramai perbatasan lainnya sehingga tidak menyita waktu lama untuk mengantri. Siang itu hanya ada 3 mobil yang antri. Ketika giliran Mario masuk imigrasi, semua berjalan lancar dan di bagian custom tidak ada surat penambahan apapun hanya dicek data fisik motor dan bisa langsung gas. Seorang militer langsung membuka portal dan atmosfer Ukraina langsung terasa.

Hari pertama Mario dan Lilis mengarah ke kota Morshyn melewati daerah pegunungan yang sejuk, tercium aroma pinus sepanjang jalan dengan latar belakang desa kecil yang tertata rapi. Terlihat warga desa yang duduk dipinggir jalan yang menjual buah-buahan segar hasil panen dari halaman rumahnya. Sesekali Mario dan Lilis melintasi perkebunan bunga matahari.

Semua orang ramah dalam perjalanan, satu yang menjadi kendala di Ukraina yaitu Bahasa, kebanyakan tidak bisa berbahasa Inggris jadinya sebagai solusi digunakan Bahasa isyarat  ataupun google translate yang beraksi. Semuanya senang dan welcome dengan pengendara bermotor dari Indonesia. Tinggal di Ukraina sangatlah murah dari negara-negara yang telah dikunjungi di Eropa, saking murahnya membeli makanan dan buah dari toko sekitar serasa seperti berbelanja di Indonesia.

Mario dan Lilis kemudian tiba di Kiev setelah bermalam di Vinnytsia. Disambut dengan hangat oleh Dubes bersama staff KBRI di Kiev. Malam itu Mario sharing petualangan bermotor ketika dinner bareng Dubes RI bersama staff di Wisma Duta Besar di Kiev. Mario beradaptasi cepat di Ukraina baik lalulintas dan juga berinteraksi dengan warganya.

Ketika berada di pusat kota Kiev, mario dan Lilis kunjungi restoran Indonesia pertama di Ukraina. 17.084 namanya, diambil dari jumlah pulau di Indonesia terang Eko dan Dewi sang pemilik restoran. Makan di Restoran Indonesia ini dapat mengobati rasa kangen akan masakan Indonesia.

Mario dan Lilis kemudian diajak berkunjung ke Botanical Garden dimana didalamnya terdapat taman dari berbagai negara salah satunya adalah Indonesia, berdiri ditengah nya sebuah saung Sunda yang bisa dipakai khalayak umum untuk bersantai sembari menikmati taman Indonesia.

siang itu Mario dan Lilis makan disaung bersama seluruh staff KBRI setelah melaksanakan kerja bakti bersama di Taman Indonesia.

Pada 17 Agustus berlokasi di halaman Wisma Dubes, team wheel story ikut melaksanakan upacara Dirgahayu RI ke-73, dan dihari yang sama pada malam harinya berlangsung ‘Resepsi Diplomatik’ bertempat di Balai Kota Kiev, motor Honda CRF250Rally yang digunakan Wheel Story diberi kesempatan untuk dipajang didalam gedung yang sudah berusia ratusan tahun ini. Dalam acara Resepsi Diplomatik ini, Wheel Story dikenalkan oleh Dubes Prof. Dr. Yuddy Chrisnandi M.Eke para tamu Diplomat undangan yang hadir.

Ditempat yang sama digelar ‘Festival Indonesia’ selama beberapa hari, festival ini untuk memperkenalkan Indonesia ke masyarakat Ukraina pada umummnya. Selain pameran produk-produk Indonesia seperti Pahatan dari Bali, alat alat musik tradisional, kopi dan teh serta beragam destinasi wisata di Indonesia juga dilangsungkan penampilan tarian dari beberapa daerah namun uniknya dibawakan oleh Mahasiswi Ukraina. Dan tentu juga motor Wheel Story yang sudah menjelajah berbagai negara dari Afrika hingga Eropa dan suatu kebanggaan sudah hadir di Ukraina.

Tak terasa hari begitu cepat berlalu, visa Russia sudah selesai sehingga waktunya untuk meninggalkan Ukraina, dari halaman wisma Indonesia Dubes Prof. Dr. Yuddy Chrisnandi M.E bersama Staff melangsungkan pelepasan petualangan Wheel Story sambil menyematkan pin KBRI sebagai apresiasi terhadap petualang bermotor Indonesia yang sudah mengunjungi Ukraina. Dan destinasi berikutnya yaitu Moscow Russia, melewati perbatasan bagian Timur.

Blog MenyusuriJalan

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Mangga..... Komentarnya...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: