Iklan
jump to navigation

Berlaku Mulai Hari Selasa ini (16/10), Ini Dia Rekayasa Jalan di Lima Ruas jalan di Bandung Oktober 16, 2018

Posted by Menyusuri Jalan in Peraturan.
Tags: , , , , ,
trackback

Bro n Sis…. Terhitung hari ini Selasa (16/10) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung melakukan ujicoba rekayasa lalu lintas di lima ruas jalan, di Kota Bandung yaitu Jalan Sentot Ali Basa, Jalan Dr. Rum – Dr. Susilo, Jalan Supadio – Lanud Husein Sastranagara, Jalan Natuna – Jalan Sunda, dan Jalan Setiabudi.

Rekayasa di beberapa ruas jalan tadi dilakukan untuk menghindari terjadinya konflik lalu lintas yang sering menimbulkan kepadatan terlebih ketika lalulintas sangat padat seperti saat week end.

Seperti apa gerangan rekayasa jalan yang dilakukan??? bisa bro n sis perhatikan nih di bawah ini satu persatu.

  • di Jalan Natuna – Jalan Sunda. Dishub Kota Bandung akan mengalihkan jalur dari Jalan Natuna ke Jalan Sunda melewati Jalan Kartini. Dishub juga akan memasang pembatas jalan di tikungan Jalan Natuna. Jalan Natuna yang sebelumnya dua arah, nanti jadi satu arah. Dari Natuna tidak boleh belok kiri ke arah  jalan Sunda arus akan dibelokkan ke jalan van deventer. Kalau bro n sis mau ke Jalan Sunda harus melalui Jalan Kartini.
  • Pada jalur Jalan Supadio – Lanud, Dishub akan memasang pembatas jalan di jalur setelah rel kereta menuju Jalan Abdurrahman Saleh. Selain itu, akan ada pemasangan tanda dilarang masuk di jalur pintas menuju Jalan Supadio ke arah Jalan Abdurahman Saleh dan sebaliknya. Dengan begitu, pengguna jalan yang akan menuju ke Jalan Supadio dari Jalan Abdurahman Saleh harus memutar ke arah Jalan Garuda.
  • di Jalan Dr. Susilo. yang awalnya Jalan Dr. Susilo menjadi jalur masuk ke Jalan Pasir Kaliki, kini arus tersebut dibalik menjadi lajur dari arah Jalan Pasir Kaliki. Bro n sis yang akan masuk ke Jalan Pasir Kaliki dari arah Jalan Dr. Susilo harus melalui Jalan Dr. Rum.
  • kemudian di Jalan Setiabudi Dishub memasang water barrier mulai dari simpang tiga Cipaganti (rumah mode) hingga simpang tiga Karangsari (pom bensin karangsari/taman gaya) sehingga bro n sis tidak bisa berputar balik di jalan setiabudhi lagi.
  • terakhir di Jalan Gasibu dilakukan penutupan di U-turn di Jalan Sentot Alibasa dengan water barrier. Bro n sis tidak dapat memutar arah di jalan tersebut, melainkan harus masuk ke Jalan Diponegoro terlebih dahulu kalau ingin putar balik.

Nah itu dia bro n sis beberapa rekayasa yang mulai diperlakukan di Bandung mulai pukul 09.00 WIB tadi, semoga rekayasa ini bisa mengurangi kemacetan dan tidak memindahkan kemacetan ke titik lain.

Blog MenyusuriJalan

 

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Mangga..... Komentarnya...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: