Iklan
jump to navigation

Catatan Wheel Story #5, Mampir ke Honda R&D Center di Jepang Oktober 17, 2018

Posted by Menyusuri Jalan in Perjalanan.
Tags: , , , , , , , , ,
trackback

Bro n Sis…. Setelah menumpangi ferry selama 2 hari dari Vladivostok Russia, Mario dan Lilis akhirnya tiba di Sakaiminato. Sesampainya di pelabuhan Sakaiminato, proses imigrasi dan juga custom berjalan lancar,  setelah dari costum kemudian lanjut ke kantor JAF (Japan Automobile Federation) sekitar 45 menit perjalanan dengan mobil untuk mendapatkan temporary permit motor Honda CRF250 Rally di Jepang.

Setelah 4 jam semua proses selesai, Mario kemudian langsung gas mengarah ke Osaka. Sayang sekali di Jepang untuk berkendara lewat toll biayanya sangat mahal karena itu Mario memutuskan untuk berkendara di jalanan desa dan daerah pegunungan yang speed limit hanya 50 km/jam namun pemandangan dan suasana desa Jepang yang Indah sangat sayang untuk dilewatkan. Setelah menempuh sekitar 350 Km Mario akhirnya tiba di Osaka menjelang tengah malam.

Hari kedua di Jepang, badai taifun menyapu daerah pantai barat selatan Jepang. Untunglah daerah Osaka yang Mario tuju aman. Hari itu Mario dan Lilis berkunjung ke KJRI di Osaka sambil menyapa staff KJRI dan menceritakan perjalanan bermotor dari Afrika hingga di sampai ke Jepang dan malam harinya dilanjut dengan wisata kuliner di Dontoburi yang padat dan ramai.

Di Jepang harga bensin hampir 2 kali harga bensin di Rusia. Dengan speed limit yang hanya 50Km/jam di jalan raya maka motor menjadi terasa lebih irit walau waktu tempuh akan memakan waktu lama belum lagi melewati ratusan lampu merah. Posisi berkendara di Jepang mirip di Indonesia di sebelah kiri namun sangat tertib dan disiplin tinggi.

Suasana desa yang indah dan pegunungan hijau sesekali masuk jalan sempit melewati hutan lebat membawa Mario ke area danau Kawaguchi yang sejuk. Dari lokasi tersebut Mario kemudian berharap bisa melihat gunung Fuji pagi harinya sehingga akhirnya Mario putuskan untuk kemping di taman pinggir danau. Namun apa boleh buat lagi-lagi awan tebal menutupi gunung Fuji. Memang musim gugur bukan waktu yang pas untuk melihat pemandangan gunung Fuji dan musim yang pas untuk menikmati jepang itu disaat musim semi dan panas.

Mario terus berkendara menikmati jalanan berkelok rute 413 dari danau Yamanaka menuju Asaka. Di Asaka Mario dan Lilis kemudian berkunjung ke Honda R&D center. Disini motor langsung ditangani mekanik untuk dilakukan pemeriksaan fisik dan Mario langsung diajak menuju ruang meeting untuk melakukan presentasi petualangan bermotor dari Afrika – Eropa – Asia hingga Jepang. Ini menjadi prestasi yang menarik sebagai rider Indonesia dan pengguna Honda CRF250Rally yang bisa berkunjung langsung Honda R&D center di Asaka Jepang.

Selanjutnya di malam harinya biker dari Jepang mengajak Mario night riding di Tokyo, melihat Tokyo Tower, riding di Rainbow bridge hingga persimpangan Shibuya yang legendary.

Blog MenyusuriJalan

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Mangga..... Komentarnya...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: