jump to navigation

Wheel Story Season 6 : Melihat Dari Dekat Glacier Perito Moreno yang Spektakuler 13 Maret 2020

Posted by Menyusuri Jalan in Perjalanan.
Tags: , , , , , , , , ,
trackback

Bro n Sis… Kembali kita bahas perjalanan Mario Iroth dan Lilis Handayani dalam Wheel Story Season 6 menjelajahi Benua Amerika dengan menggunakan Honda CRF1000L Africa Twin yang sudah menjelajahi 3309 km jalanan di benua Amerika.

Setelah menjelejahi Chili dan kembali masuk Argentina melalui perbatasan Rio Jeinemeni Provinsi Santa Cruz Mario kembali masuk ke Ruta 40 Patagonia lagi dengan pemandangan savanah dan bukit-bukit kecil yang tak habis-habisnya sepanjang rute ini.

Sepanjang perjalanan terlihat kumpulan domba dan Guanaco binatang asli Amerika selatan bentuknya seperti Lama ini menjadi hiburan sepanjang Ruta Patagonia. Mario terus bergerak ke arah selatan dan harus memperhitungkan persediaan bahan bakar karena kalau salah perhitungan sama bahan bakar maka siap-siap untuk kehabisan bensin di tengah savanah mengingat jarak pom bensin satu sama lainya di daerah tersebut lumayan jauh, rata-rata setiap hampir 200 km baru jumpa pom bensin lagi.

 Selain masalah bahan bakar, salah satu masalah terbesar yang melintas daerah ini adalah angin samping yang sangat kuat. Melewati daerah tersebut bisa dibilang menjadi salah satu mimpi buruk yang harus dilewati karena selain tidak nyaman ditambah sangat berbahaya. Karena bisa-bisa saat riding terdorong ke jalur berlawanan arah kalau kurang hati-hati.

Tidak hanya saat riding, saat berhentipun harus memperhatikan arah angin karena kalau tidak motor bisa roboh tertiup angin walau motor besar sekalipun. Apalagi ketika melewati gravel ditambah angin kencang dari samping sehingga membawa motorpun menjadi miring melawan angin. Memang hal ini cukup berbahaya namun hal tersebut harus dilewati sehingga jarak 100 Km un harus diselesaikan dalam 2 jam gara-gara angin samping. Dan diantah berantah ketemu juga pom bensin unik yang penuh stiker traveller yang melintas sebagai jejak pernah mampir ke tempat tersebut.

Setelah melewati jalanan yang cukup ekstrim, Mario akhirnya tiba di kota wisata El Calafate. Biasanya turis datang ke tempat tersebut untuk melihat Glacier. Dan Mario pun tidak mau melewatkan momen keren ini. Berjarak 70 Km ke arah barat dari El Calafate akhirnya ditempuh oleh Mario dan setelah 50 Km berkendara Mario akhirnya tiba di pos tiket masuk Taman nasional Los Glaciares dan Mario terus berkendara sekitar 35 km melewati taman nasional yang keren ini dan akhirnya tibalah Mario di Perito Mureno Glacier yang megah dan keren.

Sesekali terdengar suara retakan es dan bagian yang patah jatuh ke air yang membuat suara gemuruh. Banyak orang yang berdiri di depan Glacier yang tingginya mencapai 70 meter dan lebar 5km bersiap-siap dengan kameranya menunggu bagian es yang retak dan bersiap jatuh ke air danau. Sungguh pengalaman luar biasa walau temperatur berkisar 12 derajat celcius tetap semangat menikmati fenomena alam ini.

Blog MenyusuriJalan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Mangga..... Komentarnya...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: