Mengapa Debu Jangan Sampai Menumpuk Di Saringan Udara???

Bro n Sis…. Sepeda motor terdiri dari banyak komponen yang seluruh komponen tersebut saling mendukung performa sepeda motor itu sendiri, salah satunya adalah filter atau saringan udara. Komponen ini berfungsi sebagai penyaring kotoran pada udara bebas dari luar yang masuk ke ruang bakar. 

Saat ini setidaknya ada 3 jenis bahan yang biasa digunakan untuk saringan udara, yaitu urethane foam (busa), dry paper (bahan dasar sejenis kertas), dan viscous paper element (bahan dasar sejenis kertas yang dilapisi oli).  

Motor yang banyak beredar saat ini biasanya kebanyakan menggunakan saringan udara berjenis viscous paper element. Penyaring udara jenis ini dilapisi oli yang mampu menangkap debu dari udara luar sehingga debu terperangkap dan tidak terbawa masuk ke ruang bakar. 

Seiring pemakaian, beragam kotoran akan menumpuk pada saringan udara. Jika tumpukan kotoran itu dibiarkan dalam waktu lama, tentu akan memberi dampak buruk bagi sepeda motor, diantaranya :

Tarikan Mesin Berat

Tumpukan udara pada filter akan menghambat aliran udara segar ke ruang bakar. Sementara itu, proses pembakaran akan sempurna jika campuran udara dan bahan bakar terjadi dengan komposisi yang tepat, tidak terlalu banyak bensin atau tidak terlalu banyak udara. 

Jika asupan udara ke ruang bakar terhambat, akan membuat proses pembakaran jadi tidak sempurna sehingga tarikan mesin jadi berat atau kurang bertenaga.

Boros Bahan Bakar

Kotoran pada filter udara akan menghambat asupan udara segar yang diperlukan mesin. Akibatnya proses pencampuran udara dan bensin di ruang bakar jadi tidak seimbang. Volume bahan bakar yang disemprotkan akan lebih banyak dibanding udara. 

Selain membuat tarikan motor jadi berat, konsumsi bahan bakar pun jadi lebih boros karena banyak bahan bakar yang terbakar sia-sia.

Penumpukan Karbon di Ruang Bakar

Selain masalah tarikan mesin berat dan boros bahan bakar, masalah lain yang ditimbulkan akibat filter udara kotor adalah menumpuknya karbon sisa pembakaran di ruang bakar yang diakibatkan oleh proses pembakaran yang tak sempurna. 

Untuk menghindari penurunan performa motor, saringan udara harus rutin dibersihkan dan diganti secara berkala.   

Nah pemeriksaan saringan udara sebaiknya dilakukan setiap bro n sis melakukan servis berkala dan biasanya untuk penggantian saringan udara ini dilakukan apabila sudah kotor atau setiap kelipatan 16.000 km.

Blog MenyusuriJalan

Mangga..... Komentarnya...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s